Assalamu’alaikum wr wb,
Ga tahu kenapa keinginan untuk bisa menuangkan ide-ide lewat media tulis sudah lama terpaku dalam benak saya. Ketika membaca suatu tulisan yang disajikan secara apik dan menarik baik artikel, makalah, atau apapun bentuknya, terbesit kekaguman sekaligus rasa ”iri” terhadap kemampuan penulis dalam merangkai kata. Pengen banget bisa menulis sehebat mereka. Sering kali muncul pertanyaan, “Kapan ya saya bisa menulis seperti mereka?”
Setelah berpetualang di dunia maya searching tentang teknik penulisan yang baik dari berbagai blog dan juga termotivasi oleh sebuah buku yang saya beli dari toko buku yang berjudul “Menulis Nggak Perlu Bakat” karya Among Kurnia Ebo”, akhirnya saya berani mencoba menulis di blog ini untuk pertama kalinya.
Satu hal yang aku garis bawahi sekarang adalah bahwa saya harus mulai belajar menuangkan apapun ide/gagasan dalam bentuk tulisan. Saya yakin, cara itu adalah langkah awal saya dalam memulai mengasah kemampuan menulis. Saya berharap media ini bisa menjadi ajang untuk mengukir kemampuan dalam hal tulis menulis, meski saya merasa ga punya bakat.
Buat semua pembaca, saya sangat berharap anda semua bisa memberikan motivasi, saran, dan masukan agar saya bisa terus memperbaiki kelemahan saya dalam menulis.
OK
Assalamualaikum wr wb
Januari 31, 2008 at 2:44 pm
menulis memang bukan hal yang mudah, tapi kita mesti inget bahwa bisa menulis bukanlah hal yang mustahil. OK.
tetep fight n’ keep your spirit, fren!
salam kenal. YAB.
Januari 31, 2008 at 2:49 pm
kita senasib, kebetulan juga aku juga punya buku itu. tapi aku malah langsung dikasih oleh Mas Among.
Eh, kalo mau transfer gagasan, tukar pikiran, diskusi, atau apa pun istilahnya untuk memudahkan otak agar dapat ide dalam tulis-menulis. singgah aja ke http://www.yanuba.blogspot.com
atau kirim e-mail ke kerikiltumpul@gmail.com
Juli 19, 2008 at 2:10 am
Menulis sebenarnya mudah dan tidak perlu bakat akan tetapi dengan kita mau belajar insya allah kemampuan kita akan muncul dengan sendirinya, so menulislah mulai sekarang….
“TUNJUKKAN TULISAN MU PADA DUNIA”
dahulu ku dikenal oleh sebagian orang dengan nama “Kerikil Tajam” betul masih saudara dengan kerikil tumpul, tapi kami bukan saudara kandung tapi saudara …….. bla…bla,,,,bla,,,